Apa Itu Ketergantungan?
Pahami Arti dari Ketergantungan Secara Umum
Pengertian Ketergantungan
Secara umum ketergantungan dapat didefinisikan sebagai keadaan di mana seseorang bergantung pada atau memiliki kebutuhan yang kuat terhadap suatu zat atau perilaku tertentu. Para ahli dalam bidang psikologi, psikiatri, dan ketergantungan telah mengemukakan pengertian dan konsep yang berbeda terkait ketergantungan.
Ketergantungan Menurut Para Ahli
Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) yang diterbitkan oleh APA, ketergantungan adalah kondisi medis yang ditandai oleh pola penggunaan zat atau perilaku yang mengganggu fungsi seseorang, termasuk kontrol diri, kehidupan pribadi, dan hubungan sosial. Ketergantungan juga dapat ditandai dengan toleransi terhadap zat atau perilaku, gejala penarikan, dan keinginan yang kuat untuk menggunakan atau terlibat dalam perilaku tersebut.
Menurut World Health Organization (WHO), mendefinisikan ketergantungan sebagai kondisi yang ditandai oleh adanya kebutuhan psikologis atau fisik terhadap suatu zat atau aktivitas, dengan perasaan hilangnya kontrol dan kesulitan menghentikan atau mengendalikan penggunaan atau keterlibatan dalam perilaku tersebut. Ketergantungan juga dapat menyebabkan masalah kesehatan dan sosial yang signifikan.
Adapun ketergantungan menurut National Institute on Drug Abuse (NIDA), yang mendefinisikan ketergantungan sebagai suatu kondisi di mana penggunaan zat menyebabkan perubahan otak yang berkelanjutan, menyebabkan perubahan perilaku, dan menciptakan kebutuhan yang kuat untuk terus menggunakan zat tersebut. Ketergantungan juga dapat menyebabkan gejala penarikan yang tidak menyenangkan ketika penggunaan zat dihentikan atau dikurangi.
Dan yang terakhir oleh Seorang psikolog sekaligus penulis yang mengkhususkan diri pada pemahaman tentang ketergantungan, Stanton Peele mengemukakan bahwa ketergantungan adalah suatu kondisi di mana individu kehilangan kendali atas penggunaan zat atau perilaku tertentu dan mengalami konsekuensi negatif sebagai hasilnya. Peele menekankan pentingnya faktor psikologis dan konteks sosial dalam memahami ketergantungan.
Berdasarkan pengertian ketergantungan diatas, secara psikologis ketergantungan merujuk pada kondisi di mana seseorang mengalami kebutuhan yang kuat dan dorongan psikologis untuk terus melibatkan diri dalam suatu zat atau perilaku. Berikut terdapat beberapa tanda yang dapat menunjukkan bahwa seseorang berketergantungan pada sesuatu:
Kehilangan kontrol: Seseorang yang berketergantungan mungkin kehilangan kemampuan untuk mengontrol atau menghentikan penggunaan zat atau keterlibatan dalam perilaku tertentu. Meskipun mereka menyadari konsekuensi negatif yang mungkin timbul, mereka tetap melanjutkan perilaku tersebut.
Toleransi: Ketergantungan seringkali disertai dengan peningkatan toleransi, yaitu kebutuhan untuk dosis yang semakin besar atau intensitas yang lebih tinggi untuk mencapai efek yang sama seperti sebelumnya. Seseorang mungkin perlu mengonsumsi lebih banyak atau terlibat dalam perilaku yang lebih intens untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Gejala penarikan: Ketika terhenti atau dikurangi, seseorang yang berketergantungan mungkin mengalami gejala penarikan fisik atau psikologis yang tidak menyenangkan. Gejala penarikan ini dapat meliputi kecemasan, iritabilitas, gangguan tidur, ketidaknyamanan fisik, atau kegelisahan.
Prioritas yang terganggu: Jika ketergantungan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari dan mengambil alih prioritas utama seseorang, seperti pekerjaan, hubungan, atau kegiatan lainnya, ini dapat menjadi tanda bahwa seseorang berketergantungan.
Gangguan emosional: Ketergantungan seringkali dapat menyebabkan gangguan emosional, seperti perubahan suasana hati yang tiba-tiba, depresi, kecemasan, atau perasaan putus asa. Ketergantungan dapat menjadi mekanisme koping yang tidak sehat untuk mengatasi masalah emosional.
Pengabaian aktivitas atau minat lain: Seseorang yang berketergantungan mungkin mengabaikan aktivitas atau minat lain yang sebelumnya mereka nikmati. Mereka lebih memilih untuk terlibat dalam perilaku atau menggunakan zat yang mereka anggap sebagai ketergantungan.
Jika kamu merasa bahwa kamu atau seseorang disekitarmu mungkin mengalami ketergantungan, penting untuk mencari bantuan profesional dari tenaga medis atau ahli kesehatan mental. Mereka dapat melakukan evaluasi dan memberikan saran serta perawatan yang sesuai.
Referensi :
Szalavits, Maia. 2016. Unbroken Brain: A Revolutionary New Way of Understanding Addiction.

Komentar
Posting Komentar