Faktor Psikologis Yang Mendasari Ketergantungan

Ketergantungan: Sebuah Masalah Kompleks

Credit: pinterest


Menurut psikolog, faktor-faktor yang mendasari seseorang berketergantungan dapat bervariasi tergantung pada pendekatan dan teori yang digunakan. Disini dapat dilihat bahwa faktor psikologis dapat mengacu pada aspek-aspek psikologi yang mempengaruhi pemikiran, emosi, dan perilaku individu. Faktor-faktor psikologis melibatkan proses kognitif, persepsi, motivasi, emosi, pola pikir, dan pengalaman pribadi yang berkontribusi pada cara seseorang memahami dan berinteraksi dengan dunia di sekitarnya.


Faktor psikologis dapat berperan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perkembangan individu, kesehatan mental, hubungan interpersonal, keterampilan pengambilan keputusan, dan sikap terhadap diri sendiri dan orang lain, antara lain: 


  • Rewiring otak

Penggunaan zat atau keterlibatan dalam perilaku tertentu yang berlebihan dapat mempengaruhi sistem reward otak. Zat atau perilaku yang menyenangkan, seperti alkohol, narkoba, atau perjudian, dapat memicu pelepasan neurotransmitter tertentu, seperti dopamine, yang memberikan perasaan kenikmatan dan kepuasan. Secara bertahap, otak dapat menjadi rewired untuk mencari kepuasan ini secara terus-menerus, menciptakan siklus ketergantungan.


  • Faktor genetik

Faktor genetik dapat memainkan peran dalam rentan seseorang terhadap ketergantungan. Penelitian menunjukkan bahwa ada kemungkinan adanya faktor genetik yang terkait dengan kecenderungan individu untuk mengembangkan ketergantungan terhadap zat tertentu. Namun, genetika bukan satu-satunya faktor yang menentukan ketergantungan, dan faktor lingkungan juga berperan penting.


  • Stres dan gangguan mental

Beberapa orang mungkin cenderung mengandalkan zat atau perilaku tertentu sebagai cara untuk mengatasi stres, kecemasan, atau gangguan mental. Penggunaan zat tertentu, seperti alkohol atau obat-obatan, mungkin memberikan perasaan sementara yang meringankan gejala stres atau gangguan tersebut. Hal ini dapat memicu ketergantungan sebagai cara untuk mengatasi masalah psikologis yang mendasarinya.


  • Pembelajaran dan kondisi lingkungan

Lingkungan sosial juga dapat mempengaruhi ketergantungan. Paparan terhadap teman sebaya yang menggunakan zat terlarang atau terlibat dalam perilaku yang merugikan dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan ketergantungan. Selain itu, pembelajaran melalui pengalaman juga dapat memainkan peran penting. Jika seseorang mengalami efek positif yang kuat setelah menggunakan zat tertentu atau terlibat dalam perilaku tertentu, mereka mungkin cenderung untuk mengulanginya.


  • Kondisi mental dan keadaan emosional

Kondisi mental dan emosional seseorang juga dapat mempengaruhi ketergantungan. Beberapa orang mungkin mencari pelarian dari masalah internal mereka atau mencari cara untuk menghilangkan rasa sakit emosional. Penggunaan zat atau perilaku tertentu dapat memberikan pelarian sementara dari tekanan atau keadaan yang tidak menyenangkan.


Penting untuk diingat bahwa ketergantungan adalah masalah kompleks yang melibatkan interaksi antara faktor-faktor biologis, psikologis, dan lingkungan. Faktor-faktor psikologis ini dapat berperan dalam mendasari ketergantungan, tetapi mereka tidak berlaku untuk setiap individu secara universal. Setiap orang memiliki pengalaman dan kecenderungan yang unik dalam mengembangkan ketergantungan.



Referensi : 


DiClemente, C. Carlo. 2018. Addiction and Change: How Addictions Develop and Addicted People Recover. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Itu Ketergantungan?

Menghadapi dan Menyembuhkan Luka-luka Masa Kecil

Cara Atasi Rasa Malas