Tekanan untuk Sukses Di Sekolah atau Kampus
Mengatasi Tekanan dan Menemukan Jalan Sukses yang Unik
Gen Z adalah generasi yang lahir antara tahun 1997 dan 2012. Mereka adalah generasi yang pertama kali tumbuh besar dengan teknologi digital, dan mereka juga adalah generasi yang pertama kali merasakan tekanan untuk sukses di sekolah atau kampus.
Tekanan untuk sukses di sekolah atau kampus sudah ada sejak dulu, tetapi tekanan tersebut semakin meningkat di era Gen Z. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:
1. Persaingan yang semakin ketat
Generasi Z menghadapi persaingan yang semakin tinggi dalam mencapai prestasi akademis dan non-akademis. Persaingan ini bisa berasal dari teman sekelas, sesama mahasiswa, maupun dari tingkat global karena kemajuan teknologi dan akses informasi yang mudah.
2. Tuntutan untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus
Di era yang serba kompetitif ini, Generasi Z merasa perlu untuk berhasil dalam pendidikan guna memperoleh kesempatan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Tuntutan ini dapat menimbulkan tekanan tambahan bagi mereka, terutama karena persyaratan pekerjaan yang semakin ketat dan persaingan di pasar kerja.
3. Tingginya biaya pendidikan
Biaya pendidikan yang semakin tinggi menjadi beban tersendiri bagi Generasi Z dan keluarga mereka. Harapan untuk menghadapi investasi besar ini dapat menambah tekanan untuk mencapai kesuksesan akademis demi memastikan pengembalian investasi yang diharapkan.
Akibat dari tekanan untuk sukses di sekolah atau kampus tersebut, Generasi Z menghadapi beberapa masalah yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental mereka:
Stress
Tekanan untuk mencapai kesuksesan dapat menyebabkan stres yang berlebihan. Terlalu banyak tuntutan akademis dan non akademis dapat membuat mereka merasa tertekan dan cemas tentang masa depan.
Kecemasan
Generasi Z sering kali merasa cemas tentang ekspektasi orang lain terhadap mereka, termasuk orang tua, guru, dan masyarakat secara umum. Kecemasan ini dapat mempengaruhi kinerja akademis dan kesejahteraan mental mereka.
Depresi
Beban yang terlalu berat dari tekanan untuk sukses dapat menyebabkan depresi pada Generasi Z. Rasa putus asa atau kurangnya harapan untuk mencapai target tertentu dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka secara keseluruhan.
Kesulitan belajar dan berprestasi
Stress dan tekanan yang berlebihan dapat mengganggu kemampuan mereka untuk berkonsentrasi, belajar, dan berprestasi secara optimal di sekolah atau kampus.
Kesulitan bersosialisasi
Tekanan untuk sukses bisa membuat Generasi Z lebih fokus pada tujuan individu mereka, sehingga mengabaikan aspek sosial dan interaksi sosial yang penting untuk perkembangan sosial dan emosional.
Dalam menghadapi tekanan ini, penting bagi Generasi Z untuk memiliki dukungan dan bantuan dari orang tua, guru, dan teman sebaya. Selain itu, pendekatan yang seimbang terhadap pencapaian akademis, pemahaman akan pentingnya keseimbangan antara pendidikan dan kesehatan mental, serta upaya mengurangi stres dan kecemasan akan membantu meningkatkan kesejahteraan mental mereka.
Jika Anda adalah Gen Z yang merasa tertekan, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya. Pertama, Anda perlu menyadari bahwa tidak semua orang harus sukses di sekolah atau kampus. Ada banyak jalan untuk sukses, dan Anda tidak harus menjadi yang terbaik di semuanya. Kedua, Anda perlu belajar untuk mengelola stres. Ada banyak cara untuk mengelola stres, seperti olahraga, meditasi, dan menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga. Ketiga, Anda perlu berbicara dengan orang yang Anda percaya jika Anda merasa kewalahan. Orang tersebut dapat memberikan dukungan dan nasihat yang Anda butuhkan.
Ingatlah, Anda tidak sendirian. Ada banyak Gen Z yang juga merasakan tekanan yang sama. Jika Anda merasa tertekan, jangan ragu untuk meminta bantuan. Berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi tekanan untuk sukses di sekolah atau kampus:
Setel tujuan yang realistis. Jangan menetapkan tujuan yang terlalu tinggi, karena hal ini akan membuat Anda merasa tertekan.
Buatlah rencana untuk mencapai tujuan Anda. Rencana yang terstruktur akan membantu Anda tetap fokus dan tidak mudah menyerah.
Jangan takut untuk meminta bantuan. Jika Anda merasa kesulitan, jangan ragu untuk meminta bantuan dari guru, orang tua, atau teman.
Luangkan waktu untuk diri sendiri. Penting untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri, seperti melakukan kegiatan yang Anda sukai atau beristirahat.
Jaga kesehatan mental Anda. Jika Anda merasa stres atau cemas, bicarakan dengan orang yang Anda percaya atau cari bantuan profesional.
Ingatlah, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik Anda. Ada banyak faktor lain yang juga penting, seperti karakter, kepribadian, dan kecerdasan emosional. Jadi, jangan terlalu fokus pada nilai akademik Anda, dan fokuslah untuk menjadi versi terbaik dari diri Anda.
Referensi :
Jay, Meg. 2023. The Pressure to Succeed: How to Manage Stress, Stay Motivated, and Achieve Your Goals.

Komentar
Posting Komentar